Tangkal Radikalisme, Polsek Lebaksiu Polres Tegal Bina Ponpes

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Tegal – Ancaman bahaya laten radikalisme selalu ada dan sewaktu – waktu dapat muncul. Salah satu cara untuk menangkal masuknya paham radikal adalah dengan cara menyampaikan ajaran agama secara murni dan benar sesuai tuntunan dalam kitab sucinya masing – masing, sebab pada dasarnya seluruh agama di muka bumi ini mengajarkan kebajikan serta mengarahkan kearah perdamaian.

Oleh karena itu, dalam upaya menciptakan pola pembinaan agama yang benar, Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto, S.I.K., M.H. menginstruksikan jajarannya untuk proaktif melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui tokoh agama.

Aipda Rusmanto, S.H. (Kanit Intelkam Polsek Lebaksiu) merespons cepat, melaksanakan koordinasi dengan Ust. Samsul Arifin selaku pengasuh Ponpes Al Amiriyah, Ds. Kambangan Kec. Lebaksiu, Kamis (19/12/2019).

Beberapa pointers penting disampaikan kepada Ust. Samsul Arifin diantaranya bekali santri / santriwati dengan ajaran yang menuntun pada kebaikan dan perdamaian. “Tekankan kepada mereka bahwa teror atau perang bukanlah metode jihad yang relevan dengan perkembangan situasi saat ini, upaya memupuk persaudaraan jauh lebih efektif dan berperikemanusiaan,” terang Aipda Rusmanto.

Dan yang terakhir jalin hubungan baik dengan pemeluk agama lain karena Indonesia merdeka bukan atas perjuangan satu golongan saja, namun seluruhnya bersatu dengan semangat “Bhinneka Tunggal Ika”.

Ust. Samsul Arifin menanggapi pointers tersebut dengan positif. Ia dan segenap santri / santriwati sangat menentang paham radikalisme. “Kami berkomitmen akan mendukung upaya Polri memberantas paham – paham keras yang tidak berperikemanusiaan,” jelasnya.

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer