Kasus Siswi SMP Dijadikan Budak Seks Bapak Kandung, Ini Yang Terjadi Pada Korban

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polres Blitar Cyber News- Blitar – Polres Blitar Kota terus memberikan pendampingan terhadap siswi yang dijadikan budak seks bapak kandungnya di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Setelah beberapa hari kasus tersebut terungkap, korban masih trauma hingga belum berani masuk sekolah.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, Polres Blitar Kota terus berkoordinasi dengan tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Selain itu, dalam pemulihan kondisi psikologis korban Polres Blitar Kota juga meminta bantuan tim psikolog RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

“Kita fokusnya pada pemulihan kondisi psikis korban. Karena sampai saat ini korban masih trauma, dan takut pada orangtuanya jika suatu saat nanti terjadi lagi apa yang pernah dia alami,” ujar Heri, Minggu (8/12).

Heri menambahkan, korban saat ini berada di rumah aman yang disediakan oleh Polres Blitar Kota dan tim. Pasalnya, selain trauma korban juga belum berani kembali bersekolah seperti sediakala.

“Pendampingan terus kami lakukan, korban sudah berada di rumah aman. Pemulihan psikis ini menjadi tujuan kita. Untuk bersekolah korban masih belum,” jelas Heri.

Kasus persetubuhan yang dilakukan PUR (40) terungkap setelah tersangka ditangkap dalam kasus peredaran obat – obatan terlarang, Senin (2/12). Setelah tertangkap, korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP itu menceritakan perbuatan ayahnya kandungnya ini kepada ibu kandungnya.

Mendengar itu, keluarga korban langsung melapor ke Polsek Ponggok yang diteruskan ke Unit PPA Polres Blitar Kota. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut, ada dugaan ada korban lain yang dilakukan tersangka.

“Masih kami dalami terkait itu. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain dari tersangka,” tandas Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

Pur dikenakan Pasal 81 undang – undang nomor 17 tahun 2019 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Polres Blitar Cyber News

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer