Warga Di Sekitar Pabrik PT Garuda Mas Slerok Mengeluhkan Airnya Berbau

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polres Tegal Kota – Polda Jateng – Sejumlah Warga di RT 11 RW 2 Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, mengeluhkan air di rumahnya yang berbau,Senin (7/10/19).

Selain berbau, air di pemukiman warga di sekitar PT Garuda Mas tersebut juga berwarna kuning pekat dan menimbulkan gatal- gatal.

Nur Chusti (30), warga mengatakan, keluarganya mengalami gatal- gatal dua bulan terakhir ini.

Air di rumahnya, menurutnya terdampak dari pabrik di belakang rumahnya yang memproduksi gula jawa.

“Keluarga saya semuanya alami gatal- gatal. Anak saya yang berusia dua tahun lebih parah, sudah bolak balik empat kali berobat karena flu dan gatal- gatal,” ujar Nur.

Nur menduga, limbah pabrik dari PT Garuda Mas tersebut merembes hingga tercampur ke sumur warga.

“Air pertamanya bersih, namun satu hari setelahnya langsung menguning,”katanya.

Nur mengatakan, ia, warga dan ketua RT pun sudah komplain ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal.

“Tidak hanya saya saja. Beberapa warga yang rumahnya di sebelah selatan pabrik terkena gatal- gatal semua,” ungkapnya.

Hal tersebut diakui Sumarto (60), Ketua RT 11 RW 2 Kelurahan Slerok.

Beberapa warganya,” kata Sumarto, sudah datang dan komplain perihal air terdampak limbah pabrik.

“Mereka mengeluh gatal- gatal, airnya bau, bahkan rumahnya jadi cepat berdebu,”bebernya.

Sumarto mengatakan, terkait laporan ke DLH pun sudah disampaikan.Lalu DLH, lurah, camat, warga dan perwakilan PT Garuda Mas berunding mengenai solusi.

“Dalam forum itu, DLH meminta pabrik ditutup sementara waktu. Nyatanya, dua minggu tutup, lalu beroperasi lagi,” katanya.

DLH meminta pabrik tutup hingga membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun ia belum tahu pastinya kelanjutan dari kebijakan DLH itu.

Sementara saat ini, pabrik mengumpulkan limbah di tangki, kemudian baru dibuang di tempat lain.

Meski demikian, warga masih merasakan dampak dari limbah.

“Saya paham pabrik tidak bisa ditutup seperti keluhan warga. Tapi secepatnya harus buat IPAL, agar tidak mencemari lingkungan,” harapnya.

(Humas Polres Tegal Kota)

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer