Pengunjung Kemukus Menurun

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polda Jateng Cyber News-SRAGEN – Pengunjung objek wisata Gunung Kemukus dari tahun ke tahun terus menurun lantaran daya tarik objek wisata di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang itu semakin memudar.

Kondisi itu terlihat saat ritual tahunan Larap Selambu Makam Pangeran Samudro-Dewi Ontrowulan di Gunung Kemukus, Kecamatan Sumberlawang pada 1 Sura atau Minggu (1/9). Pengunjung diperkirakan menurun separuh lebih.

Para pedagang mengeluhkan kondisi tahun ini lebih sepi dari tahun lalu.  Kondisi sepi ini diperkirakan dampak kenaikan harga tiket masuk dan tidak ada atraksi atau daya tarik baru di objek wisata di Desa Pendem itu.

Suliyem, pedagang di Gunung Kemukus mengaku, pelaksanaan tradisi Larap Slambu tahun ini tidak seramai biasanya. Bahkan hari-hari biasa di kawasan sekitar sepi peziarah. Salah satu faktor kenaikan tiket masuk.

‘’Tahun ini, jumlah pengunjung setengah dari biasanya, Mungkin karena masuk  kawasan ini tiketnya naik. Banyak pengunjung mengeluh tiket naik dari Rp 5.000 jadi Rp 10.000,’’ kata dia. Mereka berharap Pemkab Sragen menambah daya tarik di Gunung Kemukus.

Namun, pengelola Kawasan Wisata Gunung Kemukus Marsellus Suparno mengaku pengunjung masih banyak. Merek datang dari berbagai provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimatan dan bahkan wisatawan asing.

Jumlah pengunjung saat acara Larap Slambu pada Minggu (91/9) sekitar 3.000 orang. Namun dia mengaku ada tren penurunan pengunjung, beberapa bulan terakhir. Lantaran faktor kenaikan tiket, bukan waktu liburan sekolah dan sebagainya.

Kenaikan tiket mulai 1 April 2019 bervariasi, pada hari biasa Rp 5.000, hari libur Rp 6.000 pada pasaran Pon dan Kliwon Rp 10.000 dan untuk tiket MCK Rp 2.000.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Yusep Wahyudi tidak membantah pengurangan pengunjung di ritual Larap Slambu tahun ini. Jumlah pengunjung berkurang karena tidak ada sesuatu yang baru yang bisa dinikmati.

‘’Pertama karena karena di Kemukus belum ada sesuatu yang baru, kedua pengunjung mencari hiburan, sementara yang negatif-negatif itu kami singkirkan secara bertahap,’’ katanya.

Mantan Camat Sumberlawang dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu mengklaim secara bertahap mewujudkan wisata religi di Gunung Kemukus, melalui strategi jangka panjang dan jangka pendek.

Kawasan ini tidak hanya untuk ziarah, namun dimanfaatkan kegiatan seperti wisata air seluruh anggota keluarga. Pihaknya berkordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan pihak pengelola Waduk Kedungombo.(SuaraMerdeka)
Polda Jateng Cyber News

#kapolda jateng #polres kendal #humas polda jateng #bidhumas polda jateng #tribratanews.jateng.polri.go.id #ditreskrimsus polda jateng #ditreskrimum polda jateng #Rycko Amelza Dahniel #jawa tengah #jateng #berita jawa tengah #Agus Triatmaja #Andy Rifaia

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer