Pramuka SDN Plalangan 03 Bakti Sosial Punguti Sampah Plastik di Lingkungan Sekitar

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Di hari tersebut, kegiatan yang bersifat sosial khas pramuka ditonjolkan. Kegiatan-kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat sekitar, terutama yang membutuhkan.

Satu di antaranya dilakukan pramuka di SDN Plalangan 03, Gunungpati, Semarang. Memperingati Hari Pramuka, Rabu (14/8/2019), para guru dan siswa sekolah tersebut melakukan bakti sosial berupa memunguti sampah plastik, dan bumbung, atau beramal bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Sejak pagi, para siswa dan guru SDN Plalangan 03 pun secara kompak berbaris rapi untuk melakukan upacara. Pakaian mereka seragam, yaitu coklat pramuka, dilengkapi bet, baret, hingga hasduk baik putra maupun putri.
Setelah upacara selesai, para siswa dan guru tak langsung kembali. Tetapi, mereka semua segera menuju ke beberapa area di seputar sekolah. Terutama area yang kotor.

Sejurus kemudian, para siswa dan guru kompak memungut sampah-sampah yang tercecer sembarangan di tiap sudut sekolah dan sekitarnya.

Home » Semarang
Pramuka SDN Plalangan 03 Bakti Sosial Punguti Sampah Plastik di Lingkungan Sekitar
Rabu, 14 Agustus 2019 12:07

Pramuka SDN Plalangan 03 Bakti Sosial Punguti Sampah Plastik di Lingkungan Sekitar
Tribun jateng/akbar hari mukti
Bakti sosial bersih-bersih lingkungan oleh siswa dan guru SDN Plalangan 03 Gunungpati, Semarang, Rabu (14/8/2019) peringati Hari Pramuka yang jatuh hari ini.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Di hari tersebut, kegiatan yang bersifat sosial khas pramuka ditonjolkan. Kegiatan-kegiatan tersebut dimaksudkan untuk membantu masyarakat sekitar, terutama yang membutuhkan.

Satu di antaranya dilakukan pramuka di SDN Plalangan 03, Gunungpati, Semarang. Memperingati Hari Pramuka, Rabu (14/8/2019), para guru dan siswa sekolah tersebut melakukan bakti sosial berupa memunguti sampah plastik, dan bumbung, atau beramal bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Sejak pagi, para siswa dan guru SDN Plalangan 03 pun secara kompak berbaris rapi untuk melakukan upacara. Pakaian mereka seragam, yaitu coklat pramuka, dilengkapi bet, baret, hingga hasduk baik putra maupun putri.
Setelah upacara selesai, para siswa dan guru tak langsung kembali. Tetapi, mereka semua segera menuju ke beberapa area di seputar sekolah. Terutama area yang kotor.

Sejurus kemudian, para siswa dan guru kompak memungut sampah-sampah yang tercecer sembarangan di tiap sudut sekolah dan sekitarnya.

 

Baik sampah plastik maupun daun, dibersihkan dan dibuang di tempat sampah yang tersedia.

Salah satu siswa, Aisyah Nur, mengaku antusias memunguti sampah plastik yang ada.

Ia mengaku lebih senang bila sekolahnya, dan juga lingkungan sekitar sekolah bersih. Dengan kebersihan maka ia semakin nyaman untuk bersekolah.

“Lebih nyaman belajar saat bersih,” katanya.

Siti Mukhasanah, Kepala SDN Plalangan 03 Semarang mengungkapkan bakti sosial ini mengajarkan para siswa untuk lebih peka terhadap lingkungannya. Terlebih penggunaan plastik yang saat ini perlu dikurangi.

Adapun menurutnya bakti sosial ini tak hanya dilakukan di SDN Plalangan 03 saja. Tetapi, di sekolah wilayah Kwarran Gunungpati Semarang, bakti sosial serupa juga dilakukan.
Pramuka itu mengajarkan tentang bersosialisasi dengan masyarakat, membantu, dan memecahkan masalah yang ada.”

“Giat seperti ini satu di antaranya. Menumbuhkan kepekaan siswa,” paparnya.

Bakti sosial ini diikuti semua tingkatan kelas si sekolah tersebut, juga guru dan staf sekolah.

Selain bakti sosial, menurut Siti juga ada kegiatan amal bagi masyarakat sekitar.
“Selain bersih-bersih, juga ada bumbung sosial yang tujuannya membantu sesama yang kesusahan,” paparnya.

Kegiatan sosial kepada masyarakat menjadi salah satu fokus pramuka di Semarang.

Ringsung Surarno, Sekretaris Kwarcab Kota Semarang memaparkan pihaknya memang membebaskan tiap-tiap Kwarran membuat program sosial.

Program tersebut tak dibatasi, bisa terkait alam, pendidikan atau kesehatan.

“Kami beri kesemparan Kwarran membuat kegiatan.”

“Kami tak batasi kegiatan yang dibuat. Tetapi harus positif dan mengundang perhatian masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan sosial itu menurut Ringsung misal mendukung lingkungan bersih, mendukung pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, atau gizi seimbang bagi masyarakat.

“Semisal anggota pramuka memungut sampah bareng-bareng. Nanti masyarakat paham dan bisa mengelola sampah dengan baik,” urai dia. (ahm)

(TribunJateng)
Polresta Surakarta Cyber News

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer