Orangtua Ini Syok Ketika Membuka Peti Jenazah Anaknya dari RS, Justru Mendapati Isinya Seperti Ini

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News
TRIBUNJATENG.COM – “Sudah jatuh tertimpa tangga pula.” Begitulah kalimat yang tepat menggambarkan kondisi orang tua ini.

Sepasang suami istri yang berduka ini harus menerima kenyataan pahit ketika jasad anaknya yang masih bayi justru hilang dan tidak ditemukan di peti matinya.

Menurut keterangan yang dikutip dari Daily Mirror pada Selasa (13/8/19)Seorang ayah Manuel Hernandes dan istrinya kehilangan putranya yang meninggal di rumah sakit pada Jumat (9/8).

Diketahui dia dibawa ke rumah sakit di kotamadya Ocosingo, di negara bagian Chiapas, Meksiko Selatan.
Dia mengalami sakit kritis, sehingga harus dibawa ke ruang gawat darurat sebelum kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Palenque dalam kondisi kesehatan buruk.

Sayangnya nyawanya tidak tertolong, dia meninggal pada hari berikutnya, karena alasan yang kurang jelas dari dokter.

Kemudian, dokter hanya memberi tahu bahwa tubuh bayi tersebut bisa diambil beberapa jam kemudian.

Saat orang tua kembali untuk mengambil putra mereka, orang tua yang malang itu diberikan peti mati yang seharusnya berisi jasad anaknya.
Namun, saat dibuka orang tua itu justru syok dan terkejut karena mendapati isi peti mati itu adalah sampah.

Meraka tidak menemukan mayatnya, justru hanya kantong plastik yang terbungkus dan berserakan yang ada di dalamnya.
Orang tua yang hancur hatinya itu mengklaim pihak rumah sakit bertanggung jawab atas tubuh putra mereka.

Saat mereka meminta kembali jasad putra mereka, dan meminta penjelasan kerabat mereka juga berkumpul untuk menuntut pihak rumah sakit.

Setelah berjam-jam menunggu pihak rumah sakit enggan memberita jawaban pada orang tua tersebut.

Mereka juga sempat diberikan jasad seorang bayi, namun diyakini oleh orang tuanya bahwa jasad itu bukan bayi mereka

Sekretaris kesehatan mengatakan bahwa mereka akan membuka penyelidikan terhadap penyimpangan yang terjadi ini.

Mereka juga berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada penjahat dan mencari tahu mengapa hal itu bisa terjadi.

Sampai saat ini pihak rumah sakit juga belum mengomentari insiden tersebut.

Orang tua malang itu hanya berharap, untuk melihat jasad anaknya untuk terakhir kalinya dan semoga ia segera ditemukan. (Intisari)
(TribunJateng)
Polresta Surakarta Cyber News

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer