Persib Bandung Siap Ambil Alih Stadion GBLA, Umuh: Akan Tiru Bali United Hingga Jadi Terbaik di Asia

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG  – PT Persib Bandung Bermartabat ( PT PBB) menunjukan keseriusannya untuk mengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Stadion GBLA).

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, bahkan sudah berkomunikasi secara intens dengan Direktur Utama PT PBB, Glenn Sugita, soal pengelolaan stadion berkapasitas 38 ribu penonton tersebut.

“Kemarin juga ngobrol lama ya masalah Stadion GBLA sama Pak Glenn telepon, selama perjalanan saya dari Semarang ke Yogyakarta hampir satu jam kami bicara masalah Stadion GBLA. Kami sudah konkret, kalau itu maksudnya sama-sama kerja sama dikelola,” ujar Umuh Muchtar di Bandara Husein Sastranegara, Senin (22/7/2019).

Umuh Muchtar mengungkapkan, bahwa Glenn Sugita berjanji akan membangun fasilitas Stadion Stadion GBLA dengan kualitas yang terbaik.

Bukan hanya di Indonesia, bahkan Umuh Muchtar menyebut bahwa nantinya Stadion GBLA bisa menjadi stadion terbaik di Asia.

“Pak Glenn pun janji akan membangun setaraf internasional. Mungkin di Asia jadi contoh lapang yang terbaik, kami ambil buatkan lapang setaraf internasional, itu bukan biaya kecil,” katanya.

Selain stadion yang akan ditingkatkan, fasilitas lainnya pun, kata Umuh Muchtar, siap dibangun.

Dari mulai sarana latihan, cafe, hingga pusat bisnis akan dibangun untuk membuat Stadion Stadion GBLA menjadi yang terbaik di Asia.

“Jadi kalau ada tanah kosong itu dibuat untuk latihan dan juga untuk pertandingan. Nanti akan disulap lah, jadi orang tiap hari banyak yang kunjung. Nanti kami akan bikin pertokoan lah semua bisa ramai. Kalau bisa nonton di bawah ini (stadion) kaya Bali United, ada kafenya lah. Lebih untuk VIP-nya,” ucapnya.

Namun, sebelum semua itu dikerjakan oleh PT PBB, Umuh Muchtar berharap masalah legalitas dan administrasi bisa segera diselesaikan oleh Pemkot Bandung selaku pengelola saat ini.

“Nanti aspek hukum dan administrasi harus diselesaikan dulu lah. Tidak ada yang teriak, semua diuntungkan, terutama kami juga akan menguntungkan bagi pemkot juga ya selama ini kalau pemkot pemeliharaan bukan uang sedikit ya di atas Rp 100 juta perbulan,” ucapnya.(TribunJateng)
Polresta Surakarta Cyber News

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer