Bikin Macet, Tamzil Minta Pembatas Jalan di Depan SPBU Tanggulangin Kudus Dibongkar

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polres Kudus Cyber News – Bupati Kudus HM Tamzil mengintruksikan pembongkaran pembatas jalan yang ada di depan SPBU Tanggulangin. Hal itu dilakukan lantaran pembatas jalan tersebut kerap menimbulkan kemacetan di seputaran Jembatan Kolonel Sunandar atau Jembatan Tanggulangin Tiga

Tak tanggung-tanggung, orang nomor satu di Kudus itu meminta pembongkaran dilakukan sore ini. Apalagi kemacetan kian hari kian menumpuk, seiring dengan bertambahnya jumlah volume kendaraan yang melewati jembatan tersebut.

“Sore ini juga harus di bongkar,” ucap Tamzil saat meninjau arus lalu lintas di depan SPBU Tanggulangin siang ini.

 Ia menilai, keberadaan pembatas jalan di depan SPBU Tanggulangin itu memicu penumpukan kendaraan. Jika tetap ada pembatas, lebar jalan untuk menampung volume kendaraan dari arah jembatan sangat berkurang.“Jika tidak ada kendaraan dari atas bisa ambil kiri langsung, ada pembatas jadi menghalangi,” ucapnya dengan nada kesal.

Belum lagi, ada kendaraan yang hendak menuju SPBU dari arah Kota, penyetopan harus dilakukan sementara oleh petugas mengingat akses jalan masuk dari arah kota harus menyilang dan memotong arus dari arah jembatan.

“Yang seperti tidak bisa, aturannya ngawur,” tegasnya.

Karena itulah Tamzil segera menginstruksikan pembongkaran pembatas jalan segera dilaksanakan sore nanti. Dengan tujuan arus menjadi lebih lancar lagi. Karena sistemnya akan seperti semula. Yakni dua lajur. Satu menuju kota tanpa traffic light, satu lagi menuju jalan lingkar dengan traffic light.

“Saya yakin sangat jauh berkurang kemacetannya,” tandas Tamzil.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Karang Sawah Jembatan Kolonel Sunandar Tiga Aliq Mustaqim menyatakan, pembuatan pembatas jalan sepanjang 80 meter awalnya ditujukan untuk akses lokal. Seperti SPBU, Pesantren, serta perusahaan swasta.

Rapat koordinasi dengan pihak terkait keputusan tersebut juga telah dilakukan. Aliq menuturkan, rapat telah digelar hingga tiga kali dengan agenda ketersediaan akses lokal. Yang pada akhirnya diputuskan untuk diberi akses lokal.

“Hingga akhirnya kami mengorbankan satu lajur dan merekayasa lampu APLL supaya ada manufer masuk akses lokal,” ucapnya.

Evaluasi segera dilaksanakan. Rapat koordinasi juga segera dilakukan terkait hal ini. Rapat akan melibatkan semua pihak seperti perwakilan masyarakat, pihak SPBU, serta perwakilan PT Pura yang berada di bawah konstruksi jembatan.

“Kami anggapi respon Pak Bupati. Kami juga tidak ingin ketersendatan terjadi,” lanjutnya.

Sedang rapat koordinasi nanti akan dilakukan guna mencari solusi terkait akses lokal serta bagaimana kedepannya nanti. Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus serta Satlantas Polres Kudus akan pihaknya rangkul untuk mencari solusi terbaik.

“Nanti bagaimananya kita rapatkan,” tandas Alik.

Polres Kudus Cyber News

 

Sumber : MURIANEWS.com

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer