Kasus Perkelahian Saat Judi Remi Berujung Saling Lapor ke Polisi

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News -SINGARAJA, buserkriminal.com- Peristiwa berdarah yang terjadi di Gang Elang, Jalan Sam Ratulangi, Banjar Lebong, Lingkungan Pendes (Penarukan Desa) Kelurahan Penarukan, Singaraja pada Minggu (19/5) saat permainan Judi Remi . hal tersebut membuat jajaran Polres Buleleng dalam hal ini Polsek Kota Singaraja harus kerja exstra keras.

Pasalnya kedua kubu Dewa Witana vs Yoyok sama-sama saling lapor ke polisi dengan tuduhan yang sama. Selain itu, polisi harus ekstra hati-hati dan harus menunggu hasil penyelidikan di masing-masing pos yang menerima laporan dari kedua kubu tersebut.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol A.A Wiranata Kusuma, saat ditemui Buserkriminal di ruang kerjanya, Selasa (21/5), menjelaskan bahwa Yoyok melapor ke Polsek Kota Singaraja, Minggu (19/5/) sedangkan Dewa Witana ke SPKT Polres Buleleng sesuai laporan -B/63/V/2019/Bali/Res Bll tgl 20 Mei 2019 , “ Kami Sedang tangani kasus ini, mempelajari betul biar tidak kegabah melakukan tindakan karena kedua belah pihak saling lapor . Kasi dulu kami bekerja , sembari kita menunggu hasil pemeriksaan Polres . ” jelas Wiranata Kusuma.

Kalau hasil pemeriksaan terhadap kedua laporan baik laporan kubu Dewa Witana di Polres Buleleng dan laporan kubu Yoyok di Polsek Kota Singaraja membuktikan bahwa kasus itu merupakan kasus perkelahian bukan penganiayaan maka keduanya akan diproses dan sama-sama menjadi korban dan tersangka.

“Tapi kalau mereka mau berdamai maka kita akan fasilitasi itu. Tetapi kalau sama-sama keras tetap pada pendiriannya maka semua masuk penjara,” tegasnya.

Kapolsek Wiranata mengaku pihaknya juga terus berupaya mengumpulkan informasi dan barang bukti tentang kasus ini. Ini lakukan untuk mengetahui secara pasti apakah itu penganiayaan alias pengeroyokan atau perkelahian.

Karena kubu Yoyok juga membuka fakta lain yang tidak pernah dibuka oleh kubu Dewa Witana yakni adanya penyerbuan kubu Dewa Witana terhadap Yoyok sehingga Yoyok yang terdesak harus membela diri yang berakibat luka pada Dewa Witana.

Menariknya, kendati kubu Yoyok menjadi korban penyerbuan kubu Dewa Witana, tapi justru kubu Yoyok menginisiasi perdamaian. “Kita ingin berdamailah. Saya sudah komunikasi dengan kakak Dewa Wit (panggil untuk Dewa Putu Witana,” ucap Eko, kakak Yoyok@sumerta.
Polresta Surakarta Cyber News

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer