Selidiki Kematian Hiu, Polda Jateng Tunggu Hasil Laboratorium

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News –

SEMARANG – Polda Jateng telah menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus matinya ratusan ikan hiu di sebuah penangkaran, kawasan Pulau Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu. Tim tersebut terdiri atas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng dan Polres Jepara.

Sejauh ini tim tersebut sudah mengambil sampel darah serta organ dalam ikan untuk dikirim ke laboratorium di Yogyakarta. Penyidik masih menunggu hasil laboratorium tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian ratusan hiu dan menentukan langkah selanjutnya.

“Tim sudah diterjunkan ke lapangan untuk penyelidikan dan ambil sampel. Sampel sudah diserahkan ke laboratorium di Yogyakarta yang ditunjuk oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa. Ini kami masih menunggu hasil laboratorium,” kata Direktur Reskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Hendra Suhartiyono, Rabu (20/3/2019).

“Langkah selanjutnya menunggu hasil lab keluar dan diketahui penyebab pasti kematian hiu itu,” lanjutnya.

Hendra menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, diketahui bahwa penangkaran ikan hiu milik Minarno alias Cun Ming sudah beberapa kali diperingatkan oleh Balai Taman Nasional Karimunjawa. Peringatan tersebut untuk menghentikan kegiatan.

“Ikan hiu yang mati ini bukan jenis hewan yang dilindungi,” papar Hendra.

Diberitakan sebelumnya, ratusan hiu di penangkaran Pulau Menjangan Besar mati. Pemilik penangkaran menduga sekitar 110 hiu itu mati karena diracun.

Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Agus Prabowo, menyebutkan aktivitas wisata penangkaran hiu di Pulau Menjangan Besar ilegal. Pengelola tidak mengantongi izin dari kementerian. Kawasan Pulau Menjangan Besar juga ditutup bagi wisatawan. (aka)

Polresta Surakarta Cyber News
Sumber : METRO JATENG

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer