Sistem Pusat Eror, Penyaluran Bansos PKH di Solo Kelebihan hingga Ratusan Juta Rupiah

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polresta Surakarta Cyber News, Solo – Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh BNI di wilayah Solo dan sekitarnya selama periode 2018 belum berjalan optimal.

Petugas Unit Asisten Branchess Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI, Egladias, berujar hal tersebut terjadi karena transaksi yang dilakukan di agen Elektronik Warung Gotong royong (e-Warong) tercatat mengalami kelebihan hingga ratusan juta rupiah.

Pasalnya, dari total kelebihan kredit yang terjadi di 160 agen e-warong sepanjang 2018 itu tercatat mencapai angka hingga Rp 621 juta.

“Terkait besaran kelebih kredit pada masing-masing e-Warong berbeda, ada yang Rp 5 juta, Rp 10 juta dan lainnya,” katanya kepada TribunSolo.com, Senin (18/3/2019).

Pihaknya mengatakan kelebihan kredit ini sebenarnya sudah mulai pada Agustus 2018.

Namun yang paling banyak terjadi pada periode November dan Desember 2018.

Disampaikannya, kelebihan kredit yang terjadi di e-Warong tersebut dianggap karena kesalahan sistem dari BNI pusat.

Sehingga data yang seharusnya terimput satu kali pada saat transaksi di mesin elektronik data capture (EDC) menjadi dua kali atau dobel kredit.

“Namun saat ini kelebihan pengkreditan itu, sudah kami tangani,” terangnya.

Dengan cara memberikan sosialisasi dan pemahaman, agar agen e-warong yang terjadi kelebihan kredit program PKH bisa segera mengembalikan.

“Double kredit ini murni karena kesalahan sistem dari pusat, jadi tidak hanya terjadi di Solo saja, melainkan secara nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Pemimpin BNI Cabang Slamet Riyadi Solo, Fahrul Razi mengatakan, terkait adanya kesalahan tersebut saat ini sudah dilakukan penyelesaian.

Diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada para agen e-Warong.

“Untuk penyelesaian selanjutnya akan dilakukan oleh BNI Pusat,” tandasnya.

Dengan langkah yang dilakukan itu, ia mengaku semua pihak dianggap sudah dapat menerima secara baik dengan terbukti tidak ada komplain.

“Bahkan semua agen e-Warong siap untuk mengembalikan kelebihan dana yang tersalurkan tersebut,” tutupnya. (*)

Polresta Surakarta Cyber News

Sumber : tribunnews.com

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer