Gegana Turun, Tas Misterius di Gudang KPU Ternyata Isinya Buku Sekolah

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Polda Jateng Cyber News – Polda Jateng – Sebuah tas mencurigakan ditemukan di depan gudang logistik Pemilu KPU Boyolali. Polres Boyolali dan tim Gegana Brimob pun turun tangan untuk melihat isi tas tersebut.

Tas berupa ransel itu ditemukan di tangga naik ke teras gedung kosong. Lokasinya di pekarangan gedung kosong seberang jalan depan Gor tenis indoor yang kini disewa oleh KPU Boyolali. Gor tersebut digunakan KPU Boyolali sebagai gudang untuk menyimpam logistik Pemilu 2019.

Tas warna cokelat itu kali pertama ditemukan oleh Sriyono, petugas kebersihan gor.

“Saya selesai bersih–bersih melihat ada tas itu. Nggak ada orang di situ dan nggak tahu milik siapa. Juga bukan milik pekerja yang sedang kerja di gudang KPU,” kata Sriyono, di lokasi Kampung Madumulyo, Kelurahan, Pulisen, Boyolali, Rabu (9/1/2019).

Karena mencurigakan dan takut berisi benda berbahaya, temuan itu pun langsung dilaporkan ke Polres Boyolali. Petugas dari Polsek Boyolali dan Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi kejadian.

Lokasi temuan pun dipasang garis polisi agar tak ada masyarakat yang mendekat.

Wakapolres Boyolali, Kompol Zulfikar Iskandar, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 09.30 WIB. Pihaknya kemudian menghubungi tim Jihandak Brimob untuk melihat isi tas tersebut.

“Kami mendapat informasi ada tas yang diletakkan oleh seseorang yang dicurigai dan tidak diketahui identitasnya. Kemudian kami mencurigai bahwa tas itu tidak ada pemiliknya kemudian harus kita amankan. Informasi tersebut kami langsung menghubungi tim Jihandak yang dimiliki Polda Jateng untuk melihat isi tas tersebut,” kata Zulfikar Iskandar di lokasi.

Langkah tersebut dilakukan karena pihaknya tidak mau meremehkan temuan dan sekedar menduga–duga aman atau tidaknya tas tersebut. Tim Jihandak Brimob Polda Jateng kemudian memeriksa isi tas tersebut dengan menggunakan alat x–ray.

“Sebelum tim Jihandak melakukan penindakan, ada informasi bahwa tas itu milik seorang anak sekolah. Tas itu hilang diambil seseorang,” jelasnya.

Namun untuk menjaga hal yang tak diinginkan, petugas Jihandak tetap memeriksa lebih dulu isi tas tersebut menggunakan alat x–ray.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tas tersebut ternyata berisi buku, dan alat–alat tulis milik pelajar bernama Bagus Prasetyo. Tas tersebut diduga dicuri saat korban bersama ibunya beli sarapan tadi pagi. Korban yang sudah memakai seragam dan tasnya itu diletakkan di motor.

Diduga pencuri tas itu meletakkannya di depan gudang KPU Boyolali.

“Kami sampaikan kepada masyarakat Boyolali bahwa Boyolali dalam kondisi aman. Bahwa tas itu isinya hanya bolpoin, alat tulis buku. Dompetnya (milik korban di dalam tas) hilang dan uang Rp 50 ribu berupa lembaran pecahan Rp 10.000,” katanya.

“Korban sudah diarahkan ke Polsek untuk membuat laporan dan pelaku pencurian akan segera kami kejar,” tandasnya.

Sementara itu pemilik tas, Bagus Prasetyo, pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Teras, Boyolali mengaku, tasnya hilang saat dibawa beli sarapan bubur tadi pagi. Tasnya tersebut ditinggalkan di motornya.

Usai membeli sarapan bersama ibunya itu, ketika hendak pulang, ternyata tasnya sudah hilang. Lalu mereka pun pulang ke rumahnya di Kampung Sidomulyo, Pulisen dan memberitahu untuk memberi tahu ayahnya dan kemudian dia kembali berangkat ke sekolah.

“Saya sambil cari–cari tas saya, tetapi tidak ketemu. Terus saya berangkat sekolah dan izin mau mencari tas saya. Sampai di rumah ibu saya tidak ada, katanya mencari tasnya di belakang GOR. Terus saya ke sini,” kata Bagus.

Dia pun memastikan itu merupakan tas miliknya. Tas tersebut hanya berisi alat–alat sekolah, dompet berisi uang Rp 50 ribu dan STNK motor.

“Dompet dan uang Rp 50 ribu hilang. STNK masih ada,” katanya usai memeriksa isi tasnya.

Source: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4377183/gegana-turun-tas-misterius-di-gudang-kpu-ternyata-isinya-buku-sekolah?single=1

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer