BMKG: Gempa Situbondo Disebabkan Sumber Gempa Baru

Polresta Surakarta Cyber News — Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly mengatakan bahwa gempa Situbondo yang terjadi pada pukul 01.44 WIB dengan kekuatan 6,0 SR di wilayah laut Situbondo berasal dari sumber gempa baru.

Sumber gempa tersebut sebelumnya belum pernah aktif.

“Yang sebelah barat Bali ini baru pertama kali [terjadi] jadi patahannya Bali itu kan posisinya agak ke barat sedikit. Jadi gempa tadi pagi di antara pulau Jawa dan Madura ini baru terjadi. Artinya dia gempa baru dan ini yang akan dilakukan kajian dan menambah data sumber gempa,” terang Sadly di Kantor Pusat BMKG, Jakarta Pusat, Kamis (11/10).

Sadly menjelaskan mekanisme sumber gempa yang terjadi dan arah jurus sesar gempa ini tampak mirip dengan mekanisme sumber gempa-gempa yang terjadi di utara Bali, Lombok, Sumbawa, dan Flores.

“Apakah gempa ini memiliki kaitan langsung dengan aktivitas Sesar Naik Flores? Kita masih akan lakukan kaji dan analisis lebih lanjut,” sambungnya.

Sementara itu diketahui bahwa Sesar Naik Flores merupakan penyebab gempa di Lombok, NTB. Artinya, masih dicari kaitan apakah gempa Lombok berdampak pada gempa di sesar yang sama di tempat lain.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa ini berkekuatan 6,4 SR. Selanjutnya setelah pengolahan dilengkapi dengan data gempa hasil catatam dari 156 sensor seismik diperoleh magnitudo hasil pemutakhiran menjadi berkekuatan 6,0 SR.

Gempa ini menimbulkan getaran hingga Bali. Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Denpasar dalam skala intensitas III-IV MMI, Karangkates, Gianyar, Lombok Barat, Mataram, Pandaan III MMI. H

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilaporkan tiga orang meningga dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. (kst/age)

 

Polresta Surakarta Cyber News

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer