POLRES KLATEN : PEMUTIHAN SIM DIPASTIKAN BERITA HOAX

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Beredar kabar pemutihan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sudah mati masa berlakunya, dapat diperpanjang tanpa harus mengulang ujian tertulis maupun ujian praktek. Di pesan itu pula tertulis pemutihan SIM bisa dilakukan mulai 2 April sampai 7 April 2018 dilakukan di seluruh Indonesia atau Polres masing-masing.

Adapun bunyi pesan berantai dalam aplikasi WhatsApp yaitu:

*“ADA PEMUTIHAN SIM.. Yg mati.. Untuk Gol : (SIM A, B, C) di POLWIL/Polres Masing 2 Daerah. Berlaku Mulai Tgl 2-07 April 2018.. TOLONG.. di BANTU Share Ya.. Agar yg MEMILIKI Sim Mati Bisa di Perbarui Tanpa MENGULANG Ter tulis & praktek Lagi.. Berlaku di Seluruh Indonesia.’’*

Berita tersebut adalah tidak benar, berita palsu atau hoax, yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dihimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pemberitaan yang belum dipastikan kebenarannya, jadilah pengguna internet yang pintar, cek dan ricek informasi sebelum kembali menyebarkannya.

Ditegaskan kembali bahwa tidak ada pemutihan dalam proses pembuatan SIM yang telah habis masa berlakunya. SIM yang telah expired harus kembali mengikuti proses pembuatan baru kembali, baik golongan SIM apapun. Sesuai dengan aturan yang telah ditentukan yang tertera dalam Perkap Nomor 9 Tahun 2012 Pasal 28 ayat (2) dan (3) dan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/985/IV/2016 tanggal 20 April 2016 huruf BBB Poin 3 yakni “Perpanjangan SIM dilakukan sebelum masa berlakunya habis/berakhir dan perpanjangan yang dilakukan setelah lewat masa berlaku harus diajukan sebagai SIM baru”, diberlakukan mulai tanggal 1 Maret 2013
SIM wajib dimiliki pengendara motor ataupun mobil, bila tidak memiliki SIM, maka dilarang berkendara di jalan umum. Bagi Anda yang belum memiliki SIM atau SIM-nya sudah mati, ada baiknya segera mengurusnya. SIM menjadi pertanda bahwa kita secara sah punya kemampuan untuk berkendara di Lalu Lintas umum.

Support by: Polda Jateng Cyber Team

Site Footer